Bismillahirrahmanirrahim
Wahai Diri, Cukuplah!
Sumber: https://www.facebook.com/share/p/1D3SRUso6Q/
Video Kiriman Sheikhuna Youssef Al Hasani untuk pedoman ahbab.
Link Video: https://vm.tiktok.com/ZMBscrSBT/
Diri ini dilanda kebingungan kerana banyaknya dosa, umur ini terus berlalu sementara kehidupan hanyalah seketika.
Wahai diri, cukup- cukuplah bermaksiat kerana hampir sahaja semua maksiat itu mematikan rasa yang ada pada jiwa.
Apakah kau lupa bahawa kematian itu pasti mendatangi, maka marilah himpunkan segala kebaikan amal dan ihsan.
Bukanlah kematian itu yang aku takuti, namun aku takutkan Dia yang berhak mengadili pada saat kematian dan sukarnya soalan yang akan dipertanyakan.
Apa yang mampu aku katakan, kerana pada saat itu hilang sudah semua yang ingin ku bicarakan, setelah diungkapkan semuanya oleh tangan dan lidahku ini.
Demikian juga seluruh anggota tubuhku ikut membicarakan, semua yang telah aku lakukan, dalam keadaan aku tidak pernah melupakan segala amal perbuatan.
Aku takutkan hangat di balik teriknya mentari, bagaimana mungkin aku tidak merasa takut diazab dengan bahangnya api neraka yang membakar.
Wahai Ilahi, sungguh aku dalam kebingungan, maka uruslah diriku kerana Engkaulah yang memberi petunjuk kepada orang yang dilanda kebingungan.
Saat aku bermaksiat itu adalah kerana diriku yang zalim, hasil perbuatan sang insan seperti diriku. Akan tetapi Engkaulah yang Maha Pengampun, sudilah kiranya Kau ampuni segala kejahatan diri pada maksiat yang telah aku lakukan.
Ku adukan kepadaMu kesesatanku dan kehinaan diriku, angkatlah dan perbaikilah diriku yang bergelumang dosa kerana inilah bangunan harapanku.
Aku memanggil kepadaMu Ya Rabb dalam diam dan bicaraku bahkan pada setiap bisikan hati yang tidak pernah berhenti bergetar.
....................
Title: O Self, That Is Enough!
This self is overwhelmed from the weight of sins, as life continues to pass by in this fleeting world.
O self, stop committing sins, for indeed sins can numb the soul.
Have you forgotten that death will certainly come? So let us gather all the good deeds and strive for excellence in every action.
It is not death that I fear, but rather I fear the One who has the right to judge at the moment of death, and I fear the difficulty of the questions that will follow.
What will I even say then? Everything I wish to explain will vanish — because by then, my hands and tongue will have already revealed everything.
Every part of my body will speak of everything I have done - even the things I never stopped carrying in my memory.
I fear the heat beneath the scorching sun - how could I not be afraid of the torment of the blazing fire of Hell?
O my Lord, I am adrift in a sea of confusion - take charge of me, for You alone guide the lost and confused.
When I fall into sin, it’s no one’s fault but mine - just the weakness of someone human, like me. But You, You are the Most Forgiving… so please, forgive me for every wrong I have done.
I turn to You with all my misguidance and shame - lift me, cleanse me from the sins that are shrouding me… for all my hope is built on Your Mercy.
I call out to You, my Lord, in my silence and in my speech - even in the whispers of my heart that never ceases to tremble.
.................
Edisi Terjemahan Bahasa Melayu: Ustazah Kautsar (AR01)
Edisi Terjemahan Bahasa Inggeris: Dr Saleha Abd Rahman (EN03)
Komentar Pembaca
Belum ada komentar yang diluluskan.