Bismillahirrahmanirrahim
Aku Dilanda Kesedihan Kerana Ramadan Yg Hampir Ke Penghujungnya.
Perkongsian Sheikhuna Youssef Muhieddine Rek El Bakhour Al Hasani
Aku dilanda kesedihan kerana Ramadan yg hampir ke penghujungnya. Tiba-tiba ku dikejutkan dengan pesanan ini, hingga membuat perasaanku membaik..
Jangan kau berduka atas pemergiannya, sebaliknya bersyukurlah kepada Allah yang telah menyampaikanmu kepadanya.
Bergembiralah dan bertakbirlah membesarkan Allah yang telah memberimu petunjuk untuk berpuasa dan membangunkan qiam padanya. Jangan kau ucapkan salam perpisahan untuknya, bahkan rasailah pertemanannya di sepanjang tahunmu yang berbaki ini.
Ramadan bukan sekadar sebulan, bahkan ia merupakan jalan kehidupan dan permulaan kepada sebuah perubahan. Jangan kau ucapkan perpisahan untuknya bahkan hanparkanlah baginya tiap kesempatan untuk hidup bersama kalian dan hiduplah kalian bersamanya di sepanjang tahun.
Puasamu jangan berakhir di sini
Quran jangan ditinggal pergi
Masjid jangan dibiar sepi
Dan tetaplah engkau mengabdi diri kepada Rabbmu hingga datang kepadamu keyakinan.
Semoga Allah menerima ketaatanmu. Allahumma amin.
Dua malam mulia yg terakhir ini bagaikan situasi di Perang Uhud. Jika benarlah perumpamaan ini, maka orang2 yg sidq akan tetap teguh , dan orang2 yg tergesa-gesa akan terus terburu-buru. Mereka turun untuk mengumpul harta rampasan perang, hingga hilang peluang mendapatkan kemuliaan di penghujungnya. Begitulah kalian harus tetap teguh (dalam pengabdian di malam yg berbaki), moga Allah merahmati kalian. Detik ketika semakin berkurang, dan tiada seorang pun yg mengetahui pada detik bilakah dirinya mendapatkan qabul pada amalannya dan pelepasan baginya dari api neraka.
Semoga Allah membahagiakan waktu kalian dengan segenap limpahan kebaikan.
Khidmah Terjemahan: Banaat Yusufi (AR01)
Komentar Pembaca
Belum ada komentar yang diluluskan.