Bismillahirrahmanirrahim
Penjagaan Allah Kepada Hambanya
Sumber : Unit Dakwah Yayasan Ta’lim (HUD)
Penjagaan Allah kepada hamba-Nya ada dua cara iaitu:
Pertama: Allah akan jaga perkara dunianya dijaga badannya, anak-anaknya, keluarganya dan hartanya sebagaimana telah difirmankan:
لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِّن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللّٰهِ
Ertinya: “Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah.”
(QS. Ar-Ra’d: Ayat 11)
Ikrimah rahimahullah meriwayatkan dari Ibnu Abbas radiyallahu anhuma sehubungan dengan makna firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: Mereka menjaganya atas perintah Allah. (Ar-Ra’d: 11) Para malaikat itu ditugaskan untuk menjaganya di depan dan di belakangnya. Apabila takdir Allah telah memutuskan sesuatu terhadap hamba yang bersangkutan, maka para malaikat itu menjauh darinya.
Mujahid mengatakan bahawa tiada seorang hamba pun melainkan ada malaikat yang ditugaskan untuk menjaganya di saat dia tidur dan di saat dia terbangun, yakni menjaganya dari kejahatan jin, manusia, dan binatang buas. Tiada sesuatu pun dari makhluk itu yang datang kepada hamba yang bertujuan untuk mencelakakannya, melainkan malaikat penjaga itu berkata kepadanya, “Pergilah ke belakangmu!” Kecuali apabila ada sesuatu yang ditakdirkan oleh Allah, maka barulah dapat mengenainya. (Ibnu Katsir juz 4 hal. 437-438)
Kedua: Allah akan menjaga agama dan imannya iaitu Allah akan menjaganya dari perkara yang dilarang seperti syubahat yang menyesatkan, keinginan syahwat terhadap yang diharamkan. Dan menjaga agamanya sampai dia mati sehingga dia mati dalam keadaan iman.
احْفَظِ اللّٰهَ يَحْفَظْكَ، احْفَظِ اللّٰهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ
Ertinya: “Jagalah Allah nescaya kau menemui-Nya dihadapanmu”
Dengan menjaga hukum-hukum Allah, melaksanakan segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya. Maka Allah akan selalu bersamanya dalam keadaan apapun. Menolong dan menjaganya. Menunjukkan kepada jalan kebaikan. Menjadikan dia dekat dengan-Nya serta memberikan jalan dan hidayah untuknya.
إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللّٰهَ، وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللّٰهِ
Ertinya: “Bila kau meminta, mintalah pada Allah. Dan bila kau meminta pertolongan, mintalah kepada Allah”
Apabila ingin meminta sesuatu maka jangan minta kepada selain Allah dan jangan pula meminta kepada makhluk-Nya kerana yang memberikan semua itu adalah Allah. Begitu juga ketika hamba meminta pertolongan maka mintalah kepada Allah jangan meminta pertolongan kepada selainNya.
Nota Sebelumnya
Tiada nota sebelumnya.
Komentar Pembaca
Belum ada komentar yang diluluskan.